Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Kartini Ujung Tombak Jokowi



Berita Terkini - Sejak diumumkan pada 26 Oktober 2014, susunan Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla sudah mengundang banyak perhatian. Bukan hanya karena menterinya banyak dari kalangan profesional, tapi juga karena jumlah perempuan di kabinet tersebut.

Dalam susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK, tercatat ada delapan menteri perempuan. Jumlah ini merupakan terbanyak sepanjang sejarah kabinet Indonesia.

Kedelapan menteri perempuan itu adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M Soemarno, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Kemudian Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Belakangan setelah perombakan (reshuffle) kabinet jilid III, Presiden Jokowi menambah jumlah perempuan di kabinetnya dengan menjadikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. Sri menggantikan Bambang PS Brodjonegoro.

Kini dari 34 jumlah menteri Kabinet Kerja, sembilan di antaranya adalah perempuan. Uniknya, selama dua kali reshuffle, delapan menteri perempuan yang telah ditunjuk dari awal itu, tak ada satu pun yang pernah digeser atau diganti posisinya hingga saat ini.

Bahkan menteri-menteri perempuan Jokowi itu terus menunjukkan prestasi dan kinerja mereka, hingga populer dan mendapat tempat khusus di hati masyarakat Indonesia.

SUMBER : LIPUTAN6.COM